PNS dan Pekerja Selama 5 Tahun Jadi Cadangan Militer

Jakarta - RUU Komponen Cadangan Pertahanan Negara mengatur PNS, pekerja/buruh, wajib mengikuti latihan dasar kemiliteran. Jika Anda PNS atau pekerja swasta, maka wajib mengikuti panggilan latihan militer dan selama 5 tahun terdaftar sebagai anggota komponen cadangan.

Berdasarkan draf yang diterima detikcom, Kamis (30/5/2013), pasal 16 RUU Komponen Cadangan Pertahanan Negara mengatur anggota Komponen Cadangan wajib mengikuti pelatihan untuk penyegaran dan penyesuaian dengan penugasan komponen cadangan pada masing-masing matra secara periodik (ayat 1).

Di ayat 2 diatur anggota Komponen Cadangan digolongkan berdasarkan pendidikan, pengalaman dan/atau peranannya dalam susunan tingkatan atau kepangkatan yang setara dengan kepangkatan prajurit TNI atau Komponen Utama. Ketentuan lebih lanjut mengenai penggolongan anggota komponen cadangan diatur peraturan menteri (ayat 3).

Sementara pasal 17 RUU Komponen Cadangan mengatur masa bakti komponen cadangan selama 5 tahun dan bisa diperpanjang secara sukarela, berikut bunyi lengkapnya:

1. Anggota Komponen Cadangan wajib menjalani masa bakti Komponen Cadangan selama 5 (lima) tahun dan setelah masa bakti berakhir secara sukarela dapat diperpanjang paling lama 5 (lima) tahun.

2. Persyaratan untuk dapat diperpanjang adalah sebagai berikut:
a. tenaganya masih diperlukan;
b. sehat jasmani dan rohani;
c. keinginan dan/atau kesediaan yang bersangkutan;
d. tidak sedang menjalani hukuman penjara atau kurungan;
e. tidak sedang dicabut haknya ikut serta dalam pertahanan negara;
f. tidak dalam keadaan pemberhentian tidak dengan hormat dari instansi/badan swasta di mana yang bersangkutan bekerja.

3. Perpanjangan masa bakti sebagai Anggota Komponen Cadangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

Bunyi pasal 18 melengkapi kewajiban sebagai komponen cadangan tersebut, sebagai berikut:

1. Selama menjalani masa bakti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1), Anggota Komponen Cadangan berada dalam dinas aktif dan tidak dalam dinas aktif.
2. Selama dalam dinas aktif Anggota Komponen Cadangan melaksanakan penugasan untuk menjalani latihan atau mobilisasi.
3. Selama tidak dalam dinas aktif Anggota Komponen Cadangan kembali melaksanakan pekerjaan dan/atau profesi semula.
4. Setiap Anggota Komponen Cadangan wajib memenuhi panggilan dalam dinas aktif berdasarkan tingkat keadaan dan kebutuhan.

Pasal 19 mengatur tentang perpanjangan masa bakti komponen cadangan sebagai berikut:

1. Pada saat mobilisasi :
a. Perpanjangan masa bakti dapat diberlakukan terhadap Anggota komponen Cadangan yang akan mengakhiri masa baktinya, terhitung mulai tanggal pemberhentiannya; dan
b. mantan Anggota Komponen Cadangan dalam waktu 2 (dua) tahun sejak pemberhentiannya diwajibkan aktif kembali sesuai kebutuhan.

2. Perpanjangan masa bakti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b wajib aktif kembali berlaku paling lama 2 (dua) tahun.

3. Perpanjangan masa bakti dan pemanggilan secara wajib sebagaimana dimaksud pada ayat(1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

Sumber: 
www.detik.com